SEJARAH VIRTUAL REALITY & SEJENISNYA

Virtual atau Maya bisa diartikan semu atau tidak nyata.

Dalam perkembangan jaman kata virtual bisa kita artikan merupakan dunia maya, dunia yang berbeda atau dunia buatan yang sengaja dibuat oleh seseorang untuk membuat sebuah kehidupan baru didalam sebuah dunia yang terhubung dengan dunia nyata.

Belakangan ini dunia VR banyak diminati berbagai kalangan, banyak perusahan yang berlomba melakakuna kegiatan untuk mendekatkan diri atau jadi bagian dari dunia VR. Pendekatan ini bisa dikatakan dengan tehnologi (VR). Sesuai dengan namanya virtual reality, yakni menrealiasasikan dunia virtual.

Jaron Linier sebagai pengembang (VR) mengakui pengunaan bahasa VR pertama kali digunakan oleh Myron Kruger pada tahun 1970. Konsep VR telah dipopulerkan oleh media massa malalui film Lawnmower man dan Brainstrom, dan seorang penulis yang bernama Howard Rheingold menjelaskan tentang virtual reality.

Sejarah virtual reality

Pada tahun 1950 Morton Heilig menulis tentang teater yang memberikan pengalaman yang dapat dirasakan meliputi semua indra dengan sesuatu yang menarik secara efektif, sehingga membuat para penonton ikut ambil bagian dalam dan merasakan apa yang dilihatnya. Sehingga terciptalah sebuah prototipe dari keinginannya tersebut pada tahun 1962 yang ia berinam Sensorama. Ia menghadirkan lima buah film pendek untuk dipertunjukkan kepada para audience, dan membuat audience merasakan, mendengar, mencium dan melihat sebuah film seakan mereka ikut terlibat ke dalam film tersebut. Ada kabar mengatakan bahwa Sensorama ini masih berfungsi hingga saat ini.

Ivan Setherland dengan bantuan siswanya yang bernama Bob Sproull pada tahu 1968, menciptakan pendahalu alat VR. Alat tersebut pantas dijuluki pendahulu VR karena fungsinya sebagai penghubung antara pemakai dengan dunia virtual. Mereka namakannya HMD ( Head mounted Augment Reality ), alat ini digunakan oleh penggunanya dibagian kepala. Karena beratnya HMD ini, dia harus digantungkan dengan alat penyangga. Secara grafis menampilkan dunia maya dengan wireframe sederhana.

Pada 1977, MIT menciptakan sebuah dunia virtual dikenal dengan Bioskop Aspen. Dimana kita diajak mengembara menjelajahi kota Aspen di Colorado. Disanan kita akan disuguhi 3 macam musim didalamnya, mulai dari musim panas, musim dingin dan polygon. Pada 1980 kata VR dipopulerkan oleh Jaron Lanier. Lanier sendiri merukapan pendiri dari perusahaan VPL Riset ( 1985 ).

Perangkat Virtual Reality

Apa itu virtual reality? Lalu seperti apa bentuk perangkat yang digunakan untuk VR? Perlengkapan VR pada dasarnya terdiri dari helm, walker, headset dan sarung tangan.

Helm sendiri berfungsi memproyeksikan tampilan layar secara langsung kedepan kita sedekata mungkin dan juga senyata mungkin. Pada Helm juga terdapat headset yang berfungsi memberikan efek suara langsung ke kita, menyebabkan seakan akan kita dibawa langsung kedalam dunia virtual yang disajikan.

Untuk mensyinkronkan gerakan kita dibutuhkan walker dan gloves. Walker sendiri seperti nama nya, sebuah media yang akan membaca perjerakan kaki kita, sedangkan gloves atau sarung tangan yang dikenakan ditangan kita akan mensyncronkan gerakan tangan kita ke dalam dunia virtual tersebut.

Dalam system VR kita tidak akan terlepas dari bagian bagian penting lainnya yang saling terhubung, misalnya :

  • Dunia Virtual itu sendiri

Dunia Virtual atau Virtual World merupakan dunia yang sengaja dibuat oleh seseorang, dan yang pasti dunia tersebut tidak ada di dalam dunia nyata.

Dunia maya itu hanya  ada didalam video game atau sebuah film saja

  • Sensasi

Alat alat penunjang game seperti helm, sarung tangan, walker dan headset merupakan alat penting untuk menstimulasikan perasaan bahwa para pengguna merasa bahwa mereka dibawa ke dalam dunia virtual tersebut.

  • Helm

Berfungsi sebagai sensasi perasaan dalam penglihatan, seakan akan kita melihat dunia itu nyata.

  • Headset

Walaupun tidak terlalu penting di bahas kelihatannya, namun sebuah headset sangat pengaruh terhadap sensari pendengaran. Karena di taruh langsung di telinga membuat sensasi pendengaran semakin realistis

  • Walker

Mensinkronasikan gerakan kaki para pengguna kedalam dunia virtual, membuat kita benar seperti bergerak di dalam dunia virtual tersebut

  • Sarung tangan

Sama dengan walker, namun penempatannya adalah di tangan. Mensrinkronasikan gerakan tangan pada dunia virtual tersebut.

Seorang yang memakai virtual reality ( AR ) akan melihat dunia maya, dunia virtual yang sengaja dibuat seperti kenyataan. Dengan mencampurkan segala tehnologi yang membuat para pengguna akan merasakan sensasi dunia virtual terasa seperti dunia nyata dengan menghadirkan perasaan seperti penglihatan, rasa, dan pendengaran.

Sebuah perangkat tehnologi akan dinyatakan sebagai perangkat VR jika memiliki dan memenuhi beberapa kategori dibawah ini :

  • Dapat atau mampu menampilkan gambar / grafis / visual 3D

  • Memiliki aksesoris yang mampu mendeteksi dan mensinkronasikan gerakan pengguna kedalam dunia virtual

Jenis Virtual Reality

1. Entry Level Mobile VR

Perangkat VR dengan harga terjangkau, tanpa komponen elektronik di dalamnya dan kalian hanya cukup menggunakan smartphone. Contoh untuk kaca mata seperti Terios VR Box 2, kaca mata VR ini sangat cocok bagi kalian yang ingin mencoba atau ingin mengetahui bagaimana sensasi VR dengan perlatan low budget. Pengunaan yang mudah dan lensa yang bisa di atur mengikui resolusi gambar yang dihasilkan oleh smartphone kalian.

Perangkat VR dengan harga terjangkau, tanpa komponen elektronik di dalamnya dan kalian hanya cukup menggunakan smartphone. Contoh untuk kaca mata seperti Terios VR Box 2, kaca mata VR ini sangat cocok bagi kalian yang ingin mencoba atau ingin mengetahui bagaimana sensasi VR dengan perlatan low budget. Pengunaan yang mudah dan lensa yang bisa di atur mengikui resolusi gambar yang dihasilkan oleh smartphone kalian.

2. Mobile VR

3. High Level VR

High level yang berarti kelas atas, merupakan satu tingkat di atas MobileVR . Walaupun saya berkata satu tingkat. Perangkat VR ini hanya dapat digunakan pada perangkat keras seperti computer atau game console. Jadi smartphone tidak akan kompetible dengam perangkat ini.

Contoh umum perangkat dari High Level VR ini adalah Oculus Rift dan HTC Vive, kedua perangkat tersebut sudah masuk dalam kategori High Level VR. Karena sudah masuk dalam kategori High Level VR maka kedua perangkat tersebut hanya bisa digunakan pada console computer ataupun console game saja.

Dengan harga yang sangat mahal dan cukup bervariasi, kita akan disajikan pengalaman dan sensasi yang berbeda di bandingkan dengan perangkat pada kategori lainnya seperti Entry Level Mobile VR maupun Mobile VR.

Pada umumnya perangkat ini bukan untuk bermain game, namun digunakan untuk mendapatkan sensasi lebih dalam menonton film. Dengan menyajikan tayangan yang menjadi seperti terlihat lebih nyata dan realistis seperti dalam teather.

4. Virtual Mobile Teather

5. Mobile VR

Perangakat AR ini sangat unik karena menyajikan dunia virtual yang hadir di dunia nyata melalui proses computer. Contoh AR di kehidupannya adalah permainan game mobile Pokemon GO.

Untuk perangkat sendiri sudah banyak produsen yang memproduksi perangkat AR ini untuk kebutuhan pribadi maupun bisnis. Namun tidak sepopuler dengan VR.

Jadi seperti itulah penjelasan singkat dari Virtual Reality tersebut, masih banyak yang bisa kita bahas nantinya. Tunggu saja di artikel berikutnya ​